5 Cara Sederhana Atasi Baby Blues Usai Melahirkan

5 Cara Sederhana Atasi Baby Blues Usai Melahirkan

Bagi sebagian pengantin baru, memiliki momongan merupakan hal yang paling dinantikan. Namun, beberapa ibu terkadang memiliki banyak pemikiran yang menyebabkan depresi setelah melahirkan. Kondisi ini biasa disebut dengan baby blues syndrome.

Baby blues merupakan gangguan mood yang dialami ibu setelah melahirkan. Ibu yang mengalami keadaan ini biasanya suasana hatinya berubah dengan cepat, mulai dari kesedihan, kelelahan, mudah tersinggung atau cemas bahkan menangis tanpa alasan.

Ibu yang mengalami baby blues harus segera mendapat perawatan agar cepat sembuh. Hal ini dikarenakan kondisi ini dapat sangat mempengaruhi kondisi bayi terutama saat masih menyusui. Tingkat depresi pada ibu mempengaruhi kualitas ASI.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi baby blues:

1. Pikirkan diri sendiri

Ibu yang pernah mengalami baby blues seringkali menjadi semakin frustrasi dengan pikirannya. Inilah mengapa sulit untuk menyingkirkan kondisi ini.

Untuk itu, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan memikirkan diri sendiri. Dengan cara ini, ia akan mengatur otak ibu untuk mencintai dirinya sendiri.

Cobalah juga untuk mengenali perasaan diri sendiri. Pikirkan apa yang menyebabkan Anda depresi. Mengapa ini terjadi pada diri sendiri.

Ini akan memungkinkan Anda untuk menganalisis masalah yang ada untuk menemukan solusi yang harus diselesaikan. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan nasihat tentang apa yang harus dilakukan.

Sang ibu juga bisa membayangkan bahwa dirinya menjadi sahabat untuknya. Bayangkan apa yang harus dikatakan jika teman tengah memiliki masalah.

Biasanya hal ini akan membuat sang ibu bertekad untuk menyelesaikan masalah. Dengan cara ini, sang ibu akan menemukan solusi agar ia tidak mengalami depresi berkepanjangan.

2. Tarik napas dalam-dalam

Seperti yang kita tahu, menarik napas dalam-dalam akan membuat tubuh menjadi rileks dan menenangkan pikiran. Hal ini akan membantu ibu dalam memikirkan permasalahan yang ada.

Memiliki bayi bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan menarik napas dalam-dalam dan memikirkannya, akan membuat ibu menjadi lebih tenang dalam mengatasi depresi yang dialaminya.

3. Jalin hubungan sosial

Menjalin hubungan sosial dengan orang lain akan sangat membantu seorang ibu yang mengalami baby blues. Ketika menghadapinya sendiri, hal itu akan membuatnya semakin depresi karena dirinya dipenuhi pikiran-pikiran negatif.

Bertemu dengan teman atau kerabat akan sangat membantu ibu menenangkan pikiran sejenak. Ibu juga bisa minta tolong untuk merawat bayi agar tetap terurus.

Selain itu, teman juga bisa membantu memberi saran, seperti bergabung dengan grup ibu-ibu lainnya. Hal itu akan menolong ibu untuk saling bertukar pikiran satu sama lain.

4. Cobalah selalu bersyukur

Saat mengalami baby blues, cobalah untuk selalu memenuhi diri dengan rasa syukur dan hal-hal positif lainnya.  Hal ini akan melatih otak ibu dalam melihat perspektif yang positif.

Biasanya memenuhi rasa syukur dalam diri membuat ibu sadar jika tidak semua memiliki kesempatan memiliki anak. Hal tersebut sangat membantu ibu mengetahui berapa beruntungnya dia telah memiliki keturunan.

5. Selalu ingat hal-hal yang penting

Seorang ibu yang mengalami baby blues, biasanya hanya diliputi perasaan depresi dalam mengurus bayi yang dimilikinya. Untuk itu, ibu harus bisa mengingat hal-hal yang penting. Hal ini bisa dilakukan dengan mengingat fase-fase di mana ia menginginkan memiliki anak.

Hal itu dapat membuatnya menyadari jika memiliki anak adalah tujuan yang dipilihnya. Berdasarkan penelitian mengingat hal-hal penting sangat berpengaruh kepada peningkatan ketahanan, kasih sayang, suasana hati, dan ketekunan selama masa-masa sulit.

Source: ayobandung