Cara Menghitung Penghasilan TikTok dengan Aplikasi

Cara Menghitung Penghasilan TikTok dengan Aplikasi

Apakah penghasilan TikTok bisa didapatkan dengan mudah?  Pernah dipandang sebelah mata, TikTok kini menjadi aplikasi dengan banyak pengguna, terutama di Indonesia.

Saat banyak artis Indonesia mulai aktif di TikTok, namanya semakin melejit. Penghasilan yang didapat sebenarnya berasal dari terdorongnya keterlibatan brand (merek) yang nantinya berdampak pada bisnis.

Video TikTok dikatakan dapat menarik audiens baru dan membangun serta meningkatkan daya tarik merek. Sebenarnya, TikTok adalah platform yang diluncurkan oleh Bytedance pada tahun 2016. Aplikasi ini kemudian mengalami banyak peningkatan dari jumlah pengguna.

Jika Anda memiliki banyak pengikut di TikTok, Anda dapat mencoba aplikasi TikTok Money Calculator, yang digunakan untuk menghitung pendapatan TikTok.

Menghitung penghasilan TikTok dengan aplikasi:

  1. Pertama-tama pengguna TikTok harus membuka laman https://likigram.com/tiktok-money-calculator/. Laman ini bisa Anda cek setelah menjadi pengguna aktif dan sering mengunggah video dan mendapatkan banyak like.
  2. Kedua, setelah membuka aplikasi TikTok Money Calculator, kamu perlu memasukkan user name atau nama akun pada kolom yang sudah disediakan. Klik enter atau tanda pencarian dan tunggu hasilnya.
  3. Lalu, TikTok Money Calculator akan mengeluarkan data seperti jumlah subscriber dan video yang telah terposting. Ada juga perhitungan penghasilan maksimal dan minimal yang dapat diperoleh per konten.
Baca Juga :  TikTok Bakal Bertahan di AS, Gak Jadi Diblokir?

Namun, Anda juga perlu berhati-hati dengan penghasilan TikTok yang berasal dari TikTok Cash. Pasalnya beberapa waktu lalu, TikTok mengklarifikasi bahwa mereka tidak terkait dengan situs TikTok Cash dan mengonfirmasi bahwa mereka tidak ada hubungannya dengan situs web yang menggunakan nama serupa dan meminta uang dari penggunanya itu.

Penghasilan TikTok dari TikTok Cash dinilai tidak realistis karena harus membayar uang keanggotaan untuk peningkatan level yang dinilai sangat mencurigakan dan disebut sebagai investasi palsu dengan skema ponzi.

Source: detik