Manfaat dan Cara Pemeriksaan Pap Smear

Manfaat dan Cara Pemeriksaan Pap Smear

Pemeriksaan pap smear memang sangat perlu untuk dilakukan, sebagai salah satu tindakan untuk mendeteksi sejak dini kanker leher rahim atau kanker serviks.

Memang ada banyak jenis pemeriksaan atau tes yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini, tetapi pemeriksaan pap smear merupakan jenis pemeriksaan yang paling banyak dilakukan. Lantas, bagaimana prosesnya? Simak ulasan berikut ini!

Apa itu Pap Smear?

Sebelum berbicara bagaimana pemeriksaan pap smear dilakukan, ada baiknya kamu tahu lebih dulu apa itu pap smear sebenarnya.

Pap smear atau yang paling sering disebut pap test, merupakan serangkaian prosedur screening pada setiap potensi kanker serviks yang diderita oleh seseorang.

Pemeriksaan pap smear biasanya dilakukan dalam upaya melihat keberadaan dari sel kanker atau prakanker pada bagian servis.

Pemeriksaan pap smear sangat dibutuhkan bagi kalangan wanita, khususnya yang berusia antara 21 – 65 tahun dan yang sudah aktif berhubungan intim.

Baca Juga :  Simak !! Cara Mencegah Kanker Serviks Menurut dr. Andy

Bahkan ada yang merekomendasikan jika pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan setiap satu sampai tiga tahun sekali untuk wanita yang usianya di atas 21 tahun.

Tujuan dilakukannya pemeriksaan pap smear ini yaitu mendeteksi sedini mungkin periha potensi kanker serviks, yang biasanya dipicu oleh adanya infeksi virus human papillomavirus (HPV), dimana jenis virus tersebut bisa ditularkan melalui kontak kulit atau seksual.

Manfaat Pemeriksaan Pap Smear bagi Wanita

Ada banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh seorang wanita dengan melakukan pemeriksaan pap smear. Apalagi ketika kamu tahu kalau risiko kanker serviks setelah melakukan pemeriksaan pap smear, pastinya akan lebih cepat dalam mengambil tindakan pengobatan dengan sesegera mungkin.

Bahkan berdasarkan penuturan dari European Guidelines for Quality Assurance in Cervical Cancer Screening di edisi kedua, menyebutkan kalau pemeriksaan pap smear yang dilakukan dengan program screening reguler dan tindakan lanjutan yang sudah sesuai, bisa membantu mengurangi tingkat kematian akibat kanker serviks sekitar 80%.

Pemeriksaan pap smear juga sangat dibutuhkan bagi setiap wanita yang sedang merencanakan kehamilan, karena jika wanita tersebut didiagnosa mengidap kanker serviks pada saat hamil, maka risiko yang akan diperoleh akan jauh lebih berbahaya pada calon ibu atau janin, dengan kemungkinan-kemungkinan sebagai berikut:

  • Mengalami Keguguran
  • Melahirkan secara prematur
  • Adanya gangguan pertumbuhan janin
  • Adanya gangguan saat persalinan
  • Sel kanker bisa menjangkau ke janin dan itu sangat membahayakan
  • Sementara itu, perihal manfaat dari dilakukannya pemeriksaan pap smear yaitu:
  • Jauh lebih yakin jika benar tidak ada dugaan masalah di bagian leher rahim
  • Sebagai tindakan pencegahan dan pengobatan kanker serviks sejak dini
  • Mendeteksi adanya kelainan sel yang dapat memicu terjadinya kanker serviks bahkan bisa terdeteksi sebelum adanya gejala.
  • Semakin cepat diketahuinya, tentunya tindakan pengobatannya tidak akan berakhir terlambat.
  • Mendeteksi dini agar lebih meningkatkan lagi peluang dari kesembuhan.
Baca Juga :  Wanita Wajib Masuk ! Kenali Ciri-Ciri Kanker Serviks Berikut

Cara Pemeriksaan Pap Smear

Pada saat kamu melakukan pemeriksaan pap smear, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah berbaring lebih dulu di meja periksa.

Kemudian, kedua kaki akan diminta untuk diangkat dan ditempatkan ke penopang pada posisi lebar dan tertekuk atau layaknya posisi pada saat kamu ingin melahirkan secara normal. Selanjutnya dokter akan memasukkan alat seperti cocor bebek atau spekulum untuk membuka vagina.

Pada proses di pemeriksaan pap smear tersebut, dokter selanjutnya akan mengorek leher rahim dengan menggunakan sikat halus atau kapas yang nantinya digunakan untuk mengambil sampel sel yang selanjutnya akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa menggunakan mikroskop.

Pemeriksaan pap smear sejatinya tidak menimbulkan rasa sakit, maka dari itu usahakan kalau kamu tidak gugup atau khawatir. Sebab, dengan kamu merasakan hal itu, maka seluruh proses pemeriksaan pap smear akan menjadi sangat terhambat.