Makin Panas! China Rilis Rekaman Latihan Militer di LCS

Makin Panas! China Rilis Rekaman Latihan Militer di LCS

Ketegangan di wilayah Laut China Selatan (LCS) kian meningkat setelah China baru saja merilis rekaman militer mengejutkan. Diketahui militer China melakukan latihan pendaratan di wilayah sengketa itu.

Dirilisnya rekaman itu terjadi hanya beberapa hari setelah operasi pengintaian Amerika Serikat (AS) dan latihan Taiwan mensimulasikan serangan China di wilayah terumbu karang itu.

“Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China mengerahkan angkatan laut, angkatan darat dan korps marinir serta pasukan angkatan udara untuk mengambil bagian dalam simulasi perang di sekitar Pulau Triton, di Kepulauan Paracel, untuk mengeksplorasi taktik dan metode perang gabungan,” demikian dilaporkan stasiun penyiaran CCTV pemerintah China.

Kepulauan Paracel juga diklaim oleh Vietnam dan Taiwan. Kapal Angkatan Laut AS sering melakukan operasi ‘kebebasan navigasi’ di wilayah itu, yang terakhir terjadi bulan lalu.

Laporan CCTV menunjukkan bahwa beberapa kapal pendarat Tipe 726 ‘Wild Horse’ berlayar keluar dari kapal amfibi Tipe 071. Kapal-kapal itu bergegas ke pantai, masing-masing dengan tank tempur Tipe 96A dan dilengkapi tentara korps marinir bersenjata lengkap.

Baca Juga :  Hore! Peserta BPJS Bakal Dapat Vaksin Corona Gratis

Kapal perusak berpeluru kendali Tipe 052D, fregat berpeluru kendali Tipe 054A, dan kapal pendukung menjaga lepas pantai, sementara pesawat tempur Su-30MKK dan pembom H-6K menyediakan perlindungan udara.

Dalam latihan itu terlihat pasukan korps marinir PLA mendarat dari kapal dan helikopter. Kemudian mereka menghadapi perlawanan dengan tembakan sebelum tim tank tentara mengirimkan kendaraan ke depan dan menghancurkan bunker musuh.

Laporan tersebut tidak menyebutkan spesifik waktu pelaksanaannya. Namun, latihan itu dilakukan beberapa hari terakhir. Ini dilakukan setelah PLA memulai latihan militer selama sebulan di Laut China Selatan pada hari Senin (1/3), pada saat AS meningkatkan operasi pengintaian.

Dilaporkan Armada Angkatan Laut juga melakukan sejumlah latihan seperti pertahanan udara, operasi anti-rudal, serta latihan lepas landas dan pendaratan helikopter pada malam hari.

Sebelumnya pada minggu lalu, lembaga think-tank yang berbasis di Beijing, AS mengirim pesawat pengintai – termasuk drone pengintai maritim MQ-4C, pesawat mata-mata EP-3E, dan pesawat pengintaian strategis RC-135U – ke Laut Cina Selatan. Amerika Serikat juga mengirim kapal pengintai laut USNS Impeccable ke wilayah tersebut.

Baca Juga :  AS Wanti-wanti China Stop Rebut Taiwan dengan Paksa

Source: detik