Arab Saudi Izinkan Pelaksanaan Haji Tahun 2021, Tapi...

Arab Saudi Izinkan Pelaksanaan Haji Tahun 2021, Tapi…

Kabar baik bagi umat Islam di dunia. Pemerintah Arab Saudi mengizinkan pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2021.

Arab Saudi mengumumkan umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji 2021 diperbolehkan jika telah memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan akan mempertimbangkan vaksinasi sebagai ‘syarat utama untuk partisipasi’ dalam ibadah haji ataupun ziarah ke Mekah.

Karena itu, selain kemampuan fisik dan finansial, jemaah juga harus divaksinasi virus corona.

Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq Al Rabiah beberapa waktu lalu menyatakan bahwa vaksinasi wajib dilakukan bagi semua jamaah.

Namun masih belum dapat dipastikan pernyataan dari kementerian tersebut apakah telah membuka kembali Mekah untuk umat muslim di seluruh dunia, atau hanya orang-orang yang berada di dekat Arab Saudi saja yang diizinkan.

Pada tahun 2020, pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk mengizinkan sejumlah kecil umat Islam ibadah haji selama pandemi.

Menurut catatan, ada 1.000 orang di Mekah dapat menunaikan ibadah haji.

Meskipun keputusan itu membuat jutaan orang Muslim di dunia kecewa, karena telah menantikan perjalanan haji selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Cermati Tips Wawancara Virtual di Era New Normal Ini!

Ibadah haji yang akan dimulai pada bulan Juli 2021 ini terdiri dari serangkaian ibadah yang dilakukan di sekitar Mekah.

Pada Oktober 2020, otoritas Saudi melonggarkan pembatasan, mengizinkan ribuan jemaah untuk umrah di Mekkah untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhit.

Berbeda dengan haji, umrah dapat dilaksanakan sepanjang tahun, namun beberapa langkah perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus tersebut, termasuk larangan bagi jamaah untuk menyentuh Ka’bah.

Rombongan juga didampingi oleh tenaga kesehatan, dan jumlah tim medis yang hadir pun bertambah.

Dikabarkan, Arab Saudi telah menyetujui vaksin dari Moderna, Pfizer dan AstraZeneca, dan mulai memvaksinasi penduduknya pada 17 Desember 2020 lalu.

Jumlah kematian dan infeksi yang dilaporkan dari Covid-19 di negara itu tetap rendah sejak lonjakan di musim panas.

Sejak pandemi tahun lalu, Arab Saudi telah mencatat sekitar 378.000 kasus Covid-19 dan 6.505 kematian.

Source: pikiran-rakyat