Perbedaan Tifus dan Tipes yang Jarang Diketahui Orang

Amanda Manopo jatuh sakit. Ia mengaku sedang sakit tifus.

Amanda Manopo pun mengatakan kondisinya masih dalam tahap pemulihan. Oleh karena itu, ia harus istirahat total hingga kondisinya membaik.

“Aku masih belum sembuh. Ini masih pemulihan dan harus bed rest dulu. Kemungkinan, aku nggak ada dulu di beberapa episode,” kata Amanda Manopo.

Banyak orang mungkin mengira bahwa tifus yang dialami Amanda Manopo sama dengan tipes. Padahal kedua penyakit tersebut berbeda.

Baik tipes maupun tifus memang sama-sama disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun cara penularannya berbeda.

Tifus

Tifus disebabkan oleh infeksi bakteri rickettsia. Penyakit ini disebarkan oleh tungau dan kutu hewan yang membawa bakteri tersebut.

Sama seperti tipes, tifus biasanya terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk dan daerah padat penduduk.

Gejala utama tifus mirip dengan tipes, seperti demam tinggi, ruam dan sakit kepala. Namun, ruam karena tifus bisa menyebar ke seluruh tubuh.

Selain ketiga gejala di atas, tifus juga dapat menyebabkan nyeri otot yang parah, mual, muntah, diare, kelelahan dan batuk. Gejala tifus dapat berbeda menurut jenisnya.

Gejala tifus biasanya muncul dua minggu setelah terinfeksi bakteri penyebab penyakit tersebut. Bahkan tifus bisa menyebabkan komplikasi yang cukup serius, seperti pendarahan usus atau hepatitis.

Tipes

Sementara itu, tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi. Tipes biasanya menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Mirip dengan demam tifus, tipes juga sering terjadi di daerah dengan sanitasi yang buruk dan air bersih yang terbatas. Gejala tipes antara lain demam, sakit kepala, sakit perut, diare atau sembelit, ruam, kehilangan nafsu makan dan kelelahan.

Karena penularan terjadi melalui kontaminasi tinja, sehingga kebersihan menjadi hal utama yang harus dijaga. Biasakan mencuci tangan sebelum makan dan setelah ke toilet.

Source: suara