Pemerintah Siap Beri KUR Super Mikro ke Alumni Prakerja

Pemerintah Siap Beri KUR Super Mikro ke Alumni Prakerja

Pemerintah akan memberikan kredit usaha rakyat (KUR) super mikro kepada alumni program Kartu Prakerja korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang telah berhasil menjadi wirausaha.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan program ini adalah keberlanjutan bagi alumni Kartu Prakerja yang berwirausaha dan ingin naik kelas.

“Jika alumni program Kartu Prakerja ingin meningkatkan kualitas dan skala produksinya, akan membutuhkan tambahan modal sehingga program KUR bisa untuk menaikkan skala usaha mereka ke depan,” kata Rudy Salahuddin.

Ia mengatakan menurut data Kemenko Perekonomian, hingga 7 Desember 2020, ada 43,8 juta pendaftar dari 514 kabupaten dan kota di 34 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, dari gelombang pertama hingga kesebelas, ada 5,98 juta orang telah ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja, yang mana 5,23 juta di antaranya telah mendapatkan insentif.

Menurut informasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, terdapat kurang lebih 19.500 alumnus yang menyatakan diri sebagai wirausaha.

Denni Puspa Purbasari, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menyatakan 35 persen penerima Kartu Prakerja yang dahulunya tidak bekerja terdapat 17 persen di antaranya telah mampu menjadi wirausaha.

Baca Juga :  Penyebab Selalu Gagal Daftar Kartu Prakerja

“Data ini kami berikan kepada Kemenko Perekonomian untuk menjadi program lanjutan atau graduasi bagi penerima Kartu Prakerja setelah mereka menjadi wirausaha,” ujar Denni.

Ia berharap pemberdayaan alumni Kartu Prakerja ini menjadi salah satu upaya untuk membantu tumbuhnya wirausaha nasional.

“Sehingga dapat mencapai target RPJMN 2020—2024, yaitu rasio kewirausahaan nasional 3,9 persen dan pertumbuhan wirausaha baru 4 persen pada tahun 2024,” pungkas dia.

Source: jpnn