Syarat dan Cara Mengurus e-KTP yang Hilang di Dukcapil

Syarat dan Cara Mengurus e-KTP yang Hilang di Dukcapil

Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan dokumen penting yang wajib dimiliki oleh seluruh warga negara Indonesia yang sudah berusia 17 tahun.

Namun, tak jarang karena satu atau lain hal, KTP hilang, bahkan rusak. Sebagian besar orang pun kebingungan untuk mengurusnya kembali.

Sementara itu, KTP mutlak diperlukan untuk mengurus administrasi dan pembuatan dokumen lain, seperti SIM, NPWP, BPJS dan lainnya.

Lantas, bagaimana jika e-KTP hilang? Apa saja syaratnya? Simak panduan praktis di bawah ini.

Penjelasan Dukcapil

Mengurus e-KTP yang hilang atau rusak itu mudah dan gratis.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh.

Dia menjelaskan e-KTP yang hilang bisa dicetak kembali tanpa perlu perekaman dan foto wajah.

“Langsung ke Dukcapil setempat, tidak ada biaya yang dikenakan, alias gratis,” ujar Zudan.

Syarat dan cara mengurus

  • Surat kehilangan kepolisian: masyarakat yang kehilangan e-KTP, terlebih dahulu harus membuat surat kehilangan dari kantor kepolisian.
  • Fotokopi KK: asyarakat perlu menyiapkan fotokopi Kartu Keluarga apabila di dalam surat keterangan kehilangan dari polisi nanti tidak tertera Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Baca Juga :  Bikin e-KTP di Bandung Semakin Mudah, Begini Caranya

“Fotokopi KK iya untuk cek NIK. Yang paling penting harus ada surat keterangan kehilangan dari polisi,” terang Zudan.

Zudan mengingatkan jika ingin mengurus KTP yang hilang tidak perlu meminta surat pengantas RT/RW atau kelurahan.

Apabila syarat yang dibutuhkan telah dalam genggaman, masyarakat dapat langsung menuju ke Dukcapil setempat.

“Bila antreannya pas sedikit, langsung bisa jadi. Bila di daerah yang penduduknya besar maksimal 4 hari,” tutur Zudan.

Source: kompas