Ingin Investasi Emas Baca Panduan Ini Terlebih Dahulu

Ingin Investasi Emas? Baca Panduan Ini Terlebih Dahulu

Apakah Anda memiliki keinginan untuk melakukan investasi emas? Memang aktivitas tersebut terbilang menggiurkan sebab nilainya yang terus meningkat. Berbeda dengan saham yang bisa saja nilainya turun begitu drastis dalam satu waktu.

Investasi umumnya dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya menyiapkan dana untuk pernikahan, pendidikan anak, membeli rumah dan lain sebagainya. Logam mulia juga mudah didapatkan melalui beragam tempat.

Meskipun peluang untungnya cukup besar Anda perlu memahami beberapa hal penting sebelum terjun ke dalam dunia investasi logam mulia. Sebab, jika tidak memahami teori secara tepat, nantinya justru kerugian yang didapat.

Memahami Apa Itu Investasi Emas

Hal pertama yang wajib dipahami tentu saja mengenai pengertian dari investasi logam mulia. Anda dapat mengartikannya sebagai investasi modal terhadap logam mulia atau emas.

Menurut sebagian besar orang, aktivitas ini tergolong menguntungkan. Sebab nilainya terus mengalami kenaikan. Berbeda halnya dengan produk lain seperti saham yang nilainya dapat naik dan turun secara drastis bahkan dalam jangka waktu singkat.

Selain nilainya terus naik, harga logam mulia tidak akan terpengaruh inflasi. Sehingga sangat cocok dipakai untuk mengembangkan kekayaan dalam jangka panjang. Umumnya ialah 5 tahun.

Di Indonesia sendiri investasi emas dapat dilakukan dengan membeli produk logam mulia buatan PT Aneka Tambang (Antam) atau PT Untung Bersama Sejahtera (UBS). Anda bebas memilih produsen yang mana sebab kualitasnya sama-sama bagus.

Dari segi harga juga tidak terlalu jauh. Perbedaan paling mencolok terletak di bagian sertifikat. Sertifikat Antam berlaku secara internasional, sebab mendapat pengakuan dari London Bullion Market Association.

Sementara UBS hanya memberikan sertifikat dengan skala nasional. Di samping itu, keduanya juga menghadirkan beragam jenis investasi emas. Jadi Anda dapat memilih jenis mana yang paling disukai.

Aktivitas ini juga sangat cocok dilakukan oleh pemula. Sebab tidak memerlukan analisis pergerakan harga secara rumit. Untuk melihat pergerakan harganya cukup melihat situs jual beli emas.

Selain memantau harganya mudah, risiko yang ada juga tergolong rendah. Tidak heran apabila banyak disarankan untuk pemula. Jadi jangan takut jika ingin memulai investasi emas.

Beberapa Jenis Investasi Logam Mulia

Ada beberapa macam investasi logam mulia. Hal tersebut dibedakan berdasarkan bentuknya. Yakni berupa perhiasan, batangan, koin, sertifikat, dan tabungan. Seperti ini penjelasan lengkapnya.

Perhiasan

Jenis ini sangat mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari, biasanya terletak di pasar tradisional. Produk ini umumnya digemari oleh kaum hawa sebab mampu menunjang penampilan.

Perhiasan dari logam mulia dapat dijadikan instrumen dengan variasi tingkat kemurniannya. Jika angka karatnya kecil maka harganya akan rendah. Biasanya kadarnya dalam kisaran angka 18, 22 dan 24 karat.

Batangan

Investasi emas batangan cukup banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sebab, instrumen tersebut mempunyai tingkat kemurnian sampai 99.99%. Berbeda dengan jenis perhiasan, jenis batangan lebih sulit ditemukan.

Tidak setiap toko menyediakan jenis batangan ini. Umumnya hanya toko milik perusahaan tambang emas yang menjualnya. Namun tidak perlu proses rumit ketika suatu saat ingin menjualnya kembali.

Koin

Sepertinya bentuk koin lebih jarang ditemui di Indonesia. Produk ini lebih umum dikenal dengan koin emas dinar. Koin dinar terbilang aman dipakai dalam investasi sebab bebas dari inflasi dan bisa mengikuti nilai mata uang asing.

Koin dinar dipakai sebagai mata uang di Arab Saudi. Jika Anda berkunjung ke negara tersebut mungkin akan banyak menjumpai koin dinar. Berbeda dengan negara Indonesia yang tidak memakai koin dinar sebagai mata uang.

Sertifikat

Jenis investasi emas berikutnya ialah berbentuk sertifikat. Sertifikat ini menunjukkan Anda memiliki tabungan emas di sebuah bank. Bentuk sertifikat juga banyak diincar oleh investor.

Tabungan

Tabungan ialah layanan transaksi jual beli logam mulia dengan cara membeli emas menggunakan fasilitas bank contohnya menabung. Jika memilih bentuk ini maka hanya memerlukan sedikit modal sebab dapat memulai dari berat 0,01 gram.

Keuntungan Memilih Investasi Logam Mulia

Investasi emas mempunyai beragam keuntungan ketika dibandingkan dengan instrumen lain. Keuntungan ini menjadi alasan bagi banyak orang untuk memilihnya sebagai salah satu produk investasi.

Aman

Logam mulia adalah produk investasi aman dengan risiko rendah, bahkan dianggap sebagai safe haven. Sebab tidak akan terpengaruh inflasi, deflasi, pandemi, perang, krisis ekonomi atau jenis gangguan lainnya.

Nilainya akan terus naik dan tergolong stabil. Bahkan Anda bisa mengandalkannya untuk jangka panjang. Misalnya saja 5 tahun. Selama waktu tersebut tidak perlu khawatir nilainya menurun dibandingkan di saat pembelian.

Mudah dicairkan

Emas merupakan produk yang mudah dicairkan ketika Anda membutuhkan dana. Prosesnya cukup cepat. Proses pencairan instrumen ini mungkin hanya memerlukan waktu beberapa menit atau beberapa jam.

Hal tersebut jauh lebih cepat apabila dibandingkan dengan properti seperti rumah yang memerlukan waktu lama untuk pencairannya. Anda dapat mencairkan ketika tujuan telah tercapai atau nilai sedang berada di angka tertinggi.

Dana Darurat

Investasi emas dapat diandalkan sebagai dana darurat. Jauh lebih baik daripada tabungan yang bisa saja terkena dampak inflasi. Dana darurat ini bahkan dapat dipakai ketika terjadi krisis ekonomi.

Tanpa Bunga

Ketika Anda menyimpan uang di bank, pasti akan ada yang namanya bunga sehingga nilai aset menurun. Berbeda dengan investasi logam mulia yang tidak dikenakan bunga sama sekali. Mungkin hanya ada biaya administrasi namun tidak besar.

Menjaga Kekayaan

Sudah kami sebutkan berkali-kali bahwa nilai emas tergolong stabil dan cenderung naik. Sehingga logam mulia akan mampu menjaga kekayaan Anda dari tahun ke tahun. Sama sekali tidak perlu khawatir nilainya akan turun.

Tips Penting dalam Investasi Logam Mulia

Investasi emas adalah aktivitas yang mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Akan tetapi, perlu diterapkan tips khusus seperti berikut ini supaya bisa memperoleh keuntungan yang maksimal.

Menetapkan Tujuan

Langkah pertama sebelum memulai aktivitas ini ialah menetapkan tujuan. Apakah hendak melakukannya untuk membeli rumah, dana pensiun, dan lain sebagainya. Setelah mempunyai tujuan maka perlu konsisten membeli logam mulia.

Memeriksa Harga

Sebelum membeli maupun menjual logam mulia, pastikan untuk memeriksa harganya terlebih dahulu. Anda dapat memeriksanya melalui situs resmi Butik Emas Antam, Pegadaian, Marketplace hingga toko emas.

Biasanya tertera harga mulai dari satuan per gram, lima gram bahkan sampai 100 gram. Lantas Anda bisa membandingkannya dengan harga emas dunia. Sebab harga di dalam negeri turut dipengaruhi harga emas dunia.

Menentukan Jenis Investasi

Pada pembahasan di atas sudah kami sebutkan mengenai jenis-jenis investasi emas. Anda perlu menentukan jenis mana yang hendak dipakai. Apakah hendak membeli jenis perhiasan, batangan, tabungan atau lainnya.

Menentukan Tempat Penyimpanan

Ketika membeli emas dalam bentuk fisik misalnya perhiasan atau batangan Anda perlu menentukan tempat penyimpanannya. Dapat disimpan di rumah saja atau memilih safe deposit box di bank.

Memikirkan Waktu Pencairan

Setiap orang pasti akan memikirkan tujuan investasi dan mencairkan dananya begitu tujuan tercapai. Akan tetapi, apabila masih mengharapkan imbalan lebih besar, waktu terbaik untuk hal ini ialah 5 tahun.

Ada banyak sekali jenis instrumen investasi dapat dipilih. Salah satunya ialah logam mulia. Akan tetapi, sebelum melakukan investasi emas, perlu memperhatikan beberapa hal penting.