Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Saat Akan Berinvestasi

Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Saat Akan Berinvestasi

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi harus Anda pahami. Investasi sangat penting untuk mendukung kesejahteraan finansial di masa mendatang. Berapapun penghasilan bulanannya setiap orang sebenarnya mampu menyisihkan untuk investasi atau tabungan.

Pada saat mendadak diperlukan dalam jumlah besar tidak perlu repot lagi. Hasil dari seluruh simpanan tersebut bisa dibuka kembali. Hal ini menghindarkan dari resiko berhutang yang bisa merugikan karena mempengaruhi pengelolaan keuangan.

Ada 2 tipe investasi yang bisa Anda pilih yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Jangka pendek keuntungannya adalah lebih fleksibel karena dapat dicairkan kapan saja. Namun umumnya peningkatan nilainya tidak terlalu signifikan.

Sedangkan investasi jangka panjang lebih besar kenaikannya namun tidak dapat segera dicairkan saat diperlukan. Salah satu atau keduanya bisa Anda miliki tapi sebelumnya pelajari hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi.

Menetapkan Tujuan Awal untuk Berinvestasi

Pertama Anda harus menetapkan tujuan. Untuk apa nantinya hasil dari seluruh simpanan yang menjadi aset. Langkah ini turut menentukan berapa lama jangka waktu untuk dapat mencapai target investasi tersebut.

Contoh, tujuan untuk biaya pendidikan perguruan tinggi anak meski saat ini belum masuk sekolah. Anda bisa menghitung perkiraan kenaikan biaya pendidikan tiap tahun. Kemudian memasang target berapa lama masa menabung beserta jumlahnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi tersebut sifatnya jangka panjang. Bisa lebih dari 10 tahun. Bisa juga tujuannya untuk jangka pendek, sekedar mengamankan keuangan selama beberapa waktu.

Contoh, menabung untuk membeli kendaraan baru. Waktu yang diperlukan sampai uang terkumpul tidak perlu sampai puluhan tahun. Anda bisa menyesuaikan besarnya penghasilan bulanan dengan harga kendaraan yang ingin dibeli, ini prinsip pokok berinvestasi.

Bagi pekerja dengan penghasilan tinggi hingga dua atau tiga digit tiap bulan, membeli kendaraan bukan hal sulit. Bisa dilakukan kapan saja. Berbeda kondisi jika penghasilan di bawah Rp 10 juta, perlu perencanaan sebelum membeli.

Sama halnya untuk tujuan jangka panjang seperti biaya pendidikan, tabungan pensiun, jaminan kesehatan di masa tua dan sebagainya. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi sangat penting agar tidak merugi di tengah jalan.

Dari sebuah tujuan, Anda akan termotivasi. Bukan hanya menyisihkan uang setiap bulan tetapi juga memperkirakan jumlah keuntungan dari return. Ini berkaitan dengan instrumen yang nantinya Anda gunakan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Akan Berinvestasi dengan Cara Menentukan Instrumennya

Kemajuan teknologi dan informasi semakin memudahkan dalam memilih instrument. Hal pertama dan wajib diperhatikan adalah legalitasnya. Banyak tawaran cuan dalam waktu singkat namun belum terbukti aman. Berikut beberapa instrumen sebagai pertimbangan investasi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi logam mulia

Banyak pihak mengklaim instrument ini aman untuk jangka panjang. Tidak terpengaruh inflasi dan nilainya setiap tahun semakin meningkat. Dibanding tahun 1990-an harganya sudah naik ratusan kali lipat.

Cocok untuk pekerja berpenghasilan menengah hingga ke bawah. Sebab harga belinya tidak mahal, tersedia fasilitas cicilan di berbagai instansi keuangan seperti koperasi, bank dan pegadaian. Tingkat kenaikannya cukup signifikan.

Tabungan berjangka

Instrumen ini cukup mudah karena bisa didapat di semua bank. Nominal modal awal tidak besar bisa kurang dari Rp 10 juta. Tidak dibutuhkan pengetahuan atau keahlian khusus jika Anda menggunakan tabungan berjangka.

Konsistensi adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi menggunakan tabungan berjangka. Sebab bisa dicairkan dalam tempo 1, 3 atau 6 bulan. Jika motivasi tidak kuat bisa terpancing untuk segera menggunakannya untuk kebutuhan diluar target.

Saham

Bermain saham perlu pengetahuan khusus yang harus dipelajari. Trik dasarnya adalah membeli saat harga turun dan menjual saat harga naik. Namun dalam hal ini Anda perlu memantau tren pergerakan harga setiap waktu.

Keuntungannya signifikan sebanding dengan resiko. Tapi banyak pihak mengklaim instrumen ini paling cepat return. Jika memutuskan bermain saham, tahapan penting saat akan berinvestasi salah satunya adalah memilih mentor atau broker paling tepat.

Properti

Disebut sebagai instrumen konvensional karena sudah dilakukan orang sejak dulu. Nyatanya keuntungannya sangat terjamin sebab kenaikan harganya pasti setiap tahun. Contohnya rumah, bangunan ruko atau tanah.

Memahami Resiko Jangka Pendek maupun Panjang

Dalam mempelajari hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi Anda akan berhadapan dengan resiko. Selalu ada kemungkinan untung maupun rugi sebab setiap instrumen ada kelebihan dan kekurangan.

Disinilah pentingnya memiliki mindset sebagai seorang investor. Tujuannya untuk persiapan jangka pendek atau panjang. Bukan untuk memperkaya diri dalam waktu singkat, sebab tidak bisa tercapai secara instan.

Perhatikan resiko berinvestasi sebelum memulai disesuaikan dengan instrument. Contoh untuk prosentase return tinggi orang akan memilih pasar saham. Disini prinsipnya adalah high risk high gain. Bisa untung berkali lipat, namun sebaliknya resiko rugi berkali lipat juga ada.

Anda harus siap untuk semua kemungkinan tersebut. Apabila mengalami kerugian sudah ada rencana cadangan yang dapat diterapkan. Sehingga tidak langsung rontok seluruhnya sampai tidak bersisa.

Misalnya, menambah modal, mengalihkan instrument yang lebih aman meski keuntungannya tidak terlalu besar. Atau menggunakan jasa profesional untuk memantau saham sekaligus sebagai konsultan finansial.

Sebaliknya, hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi jangka pendek juga ada. Contoh memilih instrument deposito atau tabungan berjangka. Resikonya, suku bunga turun sehingga return kecil.

Mengelola Penghasilan dengan Benar

Wajib memiliki pengelolaan penghasilan dengan benar. Ini adalah salah satu prinsip penting dalam berinvestasi. Anda bisa mengikuti 3 cara berikut ini untuk segera memulai.

Pengeluaran lebih kecil dibanding pendapatan

Usahakan pengeluaran lebih kecil dibanding pendapatan setiap bulan. Hindari perilaku hidup konsumtif terutama untuk kebutuhan tersier seperti fashion dan gaya hidup. Selain tidak bermanfaat gaya hidup tersebut cukup boros.

Atur skala prioritas untuk kebutuhan pokok. Hindari membeli barang jika masih ada barang serupa yang dapat berfungsi dengan baik. Contoh pakaian, tidak perlu mengikuti mode setiap saat.

Utang tidak lebih dari 30%

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi dan cukup penting adalah perhitungan utang. Supaya aman, memudahkan pengelolaan, harus ditekan sebisa mungkin maksimal utang hanya 30% dari pendapatan.

Ini adalah hal pokok yang perlu ditunaikan sebelum memenuhi kebutuhan lain. Bahkan posisinya disejajarkan dengan keperluan pokok. Sebab resikonya adalah denda keterlambatan pembayaran.

Menetapkan budget

Tetapkan budget sesuai kemampuan dan perhitungan kebutuhan wajib setiap bulan. Jika memungkinkan Anda bisa menyisihkan 30% dari penghasilan bulanan khusus untuk disimpan di instrument pilihan.

Penting juga untuk konsisten mengikuti budget yang telah disetting sejak awal tersebut. Tidak dikurangi hingga jangka waktu tertentu sesuai target. Untuk hal ini perlu dipaksakan supaya tujuan dapat tercapai dan mendapatkan untung.

Bidang finansial terus mengalami perkembangan dan kemajuan. Anda perlu update informasi setiap saat untuk mengetahui trend terbaru. Sehingga hal-hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi bisa diterapkan mengikuti perkembangan jaman.