Investasi untuk Pemula, Ini Rekomendasi Instrumennya

Ada beragam instrumen investasi untuk pemula yang menarik untuk dicoba. Apakah Anda sudah berminat untuk berinvestasi? Biasanya aktivitas tersebut dilakukan untuk meraih tujuan tertentu di masa depan.

Investasi dapat diartikan sebagai aktivitas menanam modal atau dana dengan harapan akan memperoleh keuntungan di kemudian hari. Sementara pihak yang melaksanakan aktivitas tersebut dinamakan investor.

Sebelum melaksanakan aktivitas tersebut disarankan untuk menyisihkan dana darurat terlebih dahulu. Sebab investasi lebih ditujukan untuk jangka panjang, yakni memenuhi keperluan di masa mendatang. Biasanya durasi waktunya ialah 3 sampai 5 tahun.

Rekomendasi Instrumen Investasi untuk Pemula

Walaupun banyak manfaat yang diperoleh melalui investasi, masih banyak orang ragu untuk memulainya. Umumnya alasan mereka ialah karena memerlukan modal besar. Padahal sekarang ini dapat dilakukan dengan modal kecil misalnya Rp 50 ribu.

Cukup dengan modal kecil, dapat mencoba investasi untuk pemula. Satu hal yang perlu diingat bahwa setiap jenis instrumen pasti mempunyai potensi keuntungan dan risiko kerugian masing-masing, berikut uraiannya.

Reksadana

Reksadana ialah wadah untuk mengumpulkan dana masyarakat kemudian diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Jadi reksadana terkumpul dari beberapa investor dan tergabung di beberapa efek.

Anda dapat mencoba investasi untuk pemula ini melalui perusahaan manajer investasi, sekuritas hingga bank yang menjadi agen. Akan tetapi, pastikan pihak tersebut sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Reksadana ini masih terbagi ke dalam beberapa jenis. Seperti reksadana pasang uang, reksadana saham, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran hingga reksadana syariah. Anda dapat mencoba jenis mana saja.

Emas  

Rekomendasi investasi untuk pemula selanjutnya ialah emas. Logam mulia ini menawarkan harga yang cenderung stabil dan terus menerus naik. Selain itu, cara dalam melakukan aktivitas ini terbilang mudah.

Anda dapat membeli emas melalui toko emas lantas menyimpannya di rumah atau bank. Prosesnya sangat sederhana. Tidak perlu melalui penerapan berbagai teknik analisis pergerakan harga.

Cukup banyak keuntungan dari instrumen ini. Termasuk likuiditas tinggi yang mana pencairan dananya terbilang mudah dan dapat dilaksanakan kapan saja. Akan tetapi, keuntungan lebih maksimal jika jangka waktunya lama.

Akan lebih baik jika menetapkan jangka waktu 10 sampai 20 tahun ke depan. Contohnya direncanakan untuk biaya pendidikan anak, haji, pernikahan, dan lain sebagainya. Jadi tidak disarankan untuk jangka pendek.

Deposito

Rekomendasi investasi untuk pemula selanjutnya ialah deposito. Deposito ialah produk berjangka yang keuntungannya dapat diambil di jangka waktu tertentu. Jangka waktunya ialah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan sampai 24 bulan.

Berbeda dengan instrumen lain, deposito tidak dapat dicairkan setiap waktu. Perlu menunggu jangka waktunya habis. Kemudian dari segi keuntungan juga berbeda untuk setiap bank.

Instrumen ini tergolong populer dan cukup umum dipilih sebab tergolong aman dan risikonya sangat rendah. Bahkan telah mendapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Apabila terjadi suatu masalah, misalnya bank yang menyelenggarakan deposito mengalami kebangkrutan, Anda tetap bisa mendapatkan deposito kembali. LPS akan mengembalikan dana deposito Anda namun maksimal nilainya Rp 2 miliar.

Saham

Saham juga dapat dijadikan investasi untuk pemula. Instrumen ini juga cukup populer di kalangan anak muda. Alasan populernya ialah sebab potensi keuntungannya sangat tinggi. Akan tetapi risiko kerugiannya juga tinggi.

Terdapat dua jenis keuntungan yang mampu diperoleh melalui saham. Yakni dividen dan capital gain. Dividen ialah keuntungan yang diberikan oleh perusahaan untuk investor. Sementara capital gain ialah keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli saham.

Ketika melihat beberapa orang paling kaya di dunia, banyak dari mereka yang memperoleh keuntungan besar dari saham. Namun hal tersebut juga memerlukan upaya tertentu dalam menghadapi fluktuasi yang tinggi di pasar saham.

Fluktuasi akan mempengaruhi imbal hasil. Biasanya fluktuasi terjadi dalam waktu cepat. Terkadang satu hari saja sudah terjadi fluktuasi. Jika memang berminat untuk mencoba instrumen ini, pastikan melakukan riset pasar terlebih dahulu.

Sebab ada banyak sekali jenis saham di pasar. Anda harus berhati-hati memilih saham untuk mendapatkan potensi keuntungan. Jika salah memilih maka tentu akan mempunyai risiko kerugian besar.

Surat Berharga Negara (SBN)

Surat Berharga Negara ialah investasi untuk pemula yang dapat diakses secara mudah bahkan melalui cara online. Surat Berharga Negara ialah jenis surat utang yang dapat diperoleh atau dibeli melalui pemerintah.

Sebab diterbitkan oleh pemerintah, maka keamanannya jauh lebih tinggi. Selain itu, potensi keuntungannya juga cukup besar sebab mampu mencapai angka 6%. Terdapat 3 macam SBN yang dapat dipilih.

Anda dapat memilih Saving Bond Ritel (SBR) yakni obligasi negara atau suku tabungan. Kemudian ada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Lantas ada Obligasi Negara Ritel (ORI) yakni surat utang negara yang diterbitkan untuk investor ritel.

P2P Lending

P2P Lending atau Peer to Peer Lending ialah platform jasa keuangan yang menghubungkan dua pihak. Yakni pihak yang memerlukan modal dan pihak pemberi modal atau investor.

Biasanya, instrumen investasi untuk pemula ini menghadirkan bunga cukup besar. Akan tetapi, kembali menyesuaikan dengan kebijakan dari masing-masing platform. Sebab, proses peminjaman di P2P Lending juga berbeda untuk setiap platform.

Untuk memulai investasi di P2P Lending tidak memerlukan modal besar. Anda dapat memulai hanya dengan dana Rp 100 ribu. Kemudahan ini membuat P2P Lending populer di kalangan masyarakat.

Kekurangan dari P2P Lending ialah tidak ada jaminan. Sehingga risikonya cukup besar. Pastikan Anda berhati-hati dalam memilih platform. Paling tidak sudah terdaftar Otoritas jasa Keuangan.

Forex

Forex ialah transaksi jual beli atau trading mata uang asing (valuta asing). Investasi untuk pemula ini mempunyai potensi keuntungan tinggi akan tetapi risiko kerugiannya juga besar.

Transaksi forex dapat dilaksanakan setiap waktu. Sebab pasarnya terbuka dalam waktu 24 jam dan tergolong pasar keuangan paling besar di dunia. Kelebihan Forex ialah tingkat likuiditas tinggi jadi peluang keuntungannya juga tinggi.

Apabila berminat dengan Forex, maka perlu mencari broker resmi yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Jangan sampai terjebak broker ilegal.

Properti

Properti ialah investasi untuk pemula yang tidak kalah menguntungkan. Hal ini didasari oleh naiknya harga properti dari tahun ke tahun. Terutama jika properti terletak di kawasan strategis atau dekat dengan beragam fasilitas.

Anda dapat membeli properti lantas menjualnya setelah harga mengalami kenaikan. Biasanya harga bisa naik jika didukung kualitas bangunan, desain, lokasi, permintaan pasar dan pertumbuhan penduduk di sekitarnya.

Crypto

Crypto atau mata uang digital ialah instrumen investasi yang banyak menarik minat kaum muda beberapa tahun terakhir. Keuntungan yang dijanjikan sangat menggiurkan bahkan mampu mencapai 300 kali lipat.

Akan tetapi, potensi keuntungannya sebanding dengan risiko kerugiannya. Anda wajib mengamati naik turunnya harga. Sebab, jika harga terlanjur jatuh dan tidak dapat bangkit, maka sudah pasti akan mengalami kerugian tinggi.

Ada banyak sekali pilihan investasi yang mempunyai potensi keuntungan dan risiko masing-masing. Akan tetapi, sebelum memilih investasi untuk pemula, wajib mempertimbangkan tujuan dan profil risiko investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published.